Hi there!
Di post aku kali ini kita akan membahas sedikit mengenai SKILL dalam dunia kerja. Skill yang bagaimana sih?
Jika kita memasuki dunia kerja pasti sudah tidak asing lagi dengan kata-kata Soft Skill dan Hard Skill. Kedua skill ini sudah pasti sangat dibutuhkan untuk menunjang karir seseorang. Berdasarkan riset Linkedin,
perusahaan cenderung lebih mementingkan faktor Soft Skill dibanding Hard Skill. Perusahaan akan lebih tertarik dengan seseorang yang memiliki
kemampuan akademis (Hard Skill) yang biasa saja, namun memiliki Soft Skill
seperti mau belajar, cepat beradapatasi, memiliki komunikasi yang baik,
bisa bekerja sama dengan team. Soft Skill merupakan
bagian dari kepribadian seseorang dan tidak bisa dipelajari secara
formal.
Apa perbedaan Soft Skill dan Hard Skill?
SOFT SKILL
Soft Skill adalah kemampuan non-teknis (non-academic skill) yang secara alami ada dalam diri seseorang, seperti kemapuan dalam berkomunikasi, bernegosiasi, berinteraksi atau bersosialisasi dengan orang lain. Faktor Soft Skill merupakan faktor di luar akademis yang akan menentukan 85% kesuksesan karir dan pekerjaan seseorang. Nah, Kreatifitas di sini tentu juga sangat berperan dalam menunjang Soft Skill. Dengan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif dalam bekerja dapat menjadi pendorong bagi penunjang faktor-faktor Soft Skill.
Adapun beberapa faktor Soft Skill yaitu:
1. Kemandirian
Kemampuan untuk bekerja sendiri dan menyelesaikan masalah tanpa bantuan dari pihak lain (problem solving skill)
2. Team Work
Kemampuan bekerja sama dalam suatu kelompok untuk mencapai tujuan bersama
3. Kepemimpinan
Kemampuan untuk membimbing atau mengarahkan orang lain, team, organisasi untuk mencapai tujuan bersama dan kemampuan dalam pengambilan keputusan
4. Interpersonal
Kemampuan berinteraksi dan merespon orang lain seperti berkomunikasi, bernegosiasi, berempati dengan orang lain
5. Menjual Gagasan
Kemampuan menyajikan gagasan, pemikiran, memberikan analisis dan kesimpulan dengan arif baik secara lisan dan tulisan
6. Kejujuran
Kemampuan untuk berperilaku profesional, dapat dipercaya dan berintegritas
7. Berpikir Taktis dan Strategis
Kemampuan dalam menyelesaikan perkerjaan/masalah secara tepat berpikir secara menyeluruh, dan menganalisa semua faktor yang ada untuk meningkatkan potensi diri secara integrative dan optimal
HARD SKILL
Hard Skill disebut juga dengan kemampuan teknis (Technical Skill) atau keahlian spesifik yang sifatnya bisa langsung terlihat, dipraktekkan dan bisa dipelajari. Contoh Hard Skills adalah kemampuan mengoperasikan komputer, berbahasa asing, manajemen keuangan, marketing, mengetik dan lain sebagainya. Hard Skill dapat ditempuh melalui pendidikan formal seperti di bangku kuliah ataupun melaluin berbagai program pelatihan.
Nah, setelah mengetahui perbedaan Soft Skill dan Hard Skill tentunya keduanya penting untuk menunjang kesuksesan dan meningkatkan kemampuan diri. Dan akan sangat baik sekali jika keduanya bisa berjalan seimbang, dengan begitu kita bisa lebih percaya diri dalam mendapatkan pekerjaan yang kita impikan dan juga mengembangkan karir ke depan. Success for all of us!
Stay healthy & happy
- May -
Source: “Ibu Serepina's
presentation”
"https://kampusyuk.com/artikel/kenali-apa-perbedaan-soft-skill-dan-hard-skill-55"
Comments
Post a Comment